• Jam Buka Toko: 07.00 - 20.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 081289234207
  • SMS/WA: 081289234207
  • BBM : D3A33A08
  • kofi29yes@gmail.com
Terpopuler:

Saw Palmetto Dalam Kofi 29

11 Maret 2018 - Kategori Blog

Saw Palmetto (kadangkala disebut sebagai Sabal terutama di benua Eropa) adalah tumbuhan asli dari Amerika Utara. Buah berry dari tanaman inilah yang digunakan. Saw Palmetto telah digunakan untuk Benign Prostatik Hyperplasia (BPH) atau dikenal sebagai Pembesaran (Hyperplasia) Kelenjar Prostat.

Saw Palmetto formula herbal tanpa mengandung bahan kimia. Saw Palmetto atau dikenal dengan nama Serenoa repens berfungsi untuk mengatasi kebotakan pada laki-laki dan memperlancar buang air kecil pada penderita Benign Prostatic Hypertrophy (BPH). BPH yaitu pembesaran prostat yang biasanya terjadi pada orang tua umumnya di atas 55 tahun).

Sejarah Penggunaan Saw Palmetto Secara Trasional:

Pada awal abad 20, Saw Palmetto atau teh buah berry ini secara umum telah menjadi sebuah anjuran bagi penderita “Pembesaran Kelenjar Prostat”. Selain pada itu juga sering digunakan untuk pengobatan infeksi saluran kemih kronis. Ada beberapa pendapat yang oleh sementara masyarakat diyakini bahwa tumbuh-tumbuhan jenis berry ini dapat meningkatkan produksi sperma dan mengatur libido/ nafsu seksual kaum pria.

Kandungan Senyawa Aktif Pada Saw Palmetto

Liposterolic adalah salah satu jenis senyawa yang larut di dalam lemak (fatsouble) ekstrak Saw Palmetto mengandung asam lemak, senyawa sterol, dan senyawa aster. Ekstrak tersebut diduga dapat menurunkan jumlah dari dihydrostestosteron (bentuk aktif dari hormon testosteron).

Kehadiran Saw Palmetto tidak menghambat produksi hormon testosteron.

saw-palmetto-kofi-29-yesSaw Palmetto sedikit banyak dapat menghambat terjadinya peradangan yang merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada Hyperplasia Kelenjar Prosta jinak atau Pembesaran Kelenjar Prostat yang lebih dikenal sebagai Benign Prostatic Hyperplasia (BPH).

Di Eropa, suplemen yang berasal dari tumbuhan ini telah menjadi salah satu pilihan utama didalam penatalaksanaan stadium dini BPH. Pengobatan berhasil terhadap BPH ini masih dilakukan terus-menerus. Seorang penderita dengan BPH membutuhkan Saw Palmetto baik dalam bentuk tunggal maupun dalam bentuk kombinasi dengan makanan kesehatan lainnya seperi Bee Pollen, Bee Propolis dan Royal Jelly. Tentunya berbagai tindakan baik dari segi penggunaan makanan kesehatan untuk BPH sebaiknya dikonsultasikan pada dokter konsultan Anda.

Kurang lebih sepuluh tahun terakhir, berbagai uji klinis telah dilakukan terhadap 320 mg liposterolic per hari, ekstrak berry Saw Palmetto ini ternyata membawa hasil yang baik, aman dan merupakan pengobatan efektif terhadap gejala BPH. Pada akhirnya disimpulkan berdasarkan hasil penelitian lengkap oleh peneliti dari harvard bahwa ekstrak Saw Palmetto memiliki efektifitas yang serupa dengan Proscar (=finasteride C23H36N2O2 sejenis obat anti neoplastik/ kanker yang digunakan sebagai obat khusus untuk mengecilkan kelenjar prostat yang membesar dengan cara menghambat enzim yang mengubah testosteron menjadi Dihydrostestosteron) di dalam pengobatan terhadap BPH.

Bahkan beberapa uji klinis yang tidak tercatat pernah dilaporkan keberhasilannya setelah satu periode pengobatan yaitu selama 3 bulan. Satu penelitian yang terbaru juga telah menunjukkan efektifitas Saw Palmetto yang memakan waktu penelitian berkisar antara 6 bulan sampai 3 tahun. Satu penelitian berlangsung sekitar 3 tahun lamanya ini di Jerman telah menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi 160 mg ekstrak Saw Palmetto dua kali sehari telah menurunkan frekuensi terjadi berkemih pada malam hari sejumlah 73% dari kasus penderita dan meningkatkan pancaran kemih secara berbeda bermakna.

Dari berbagai fasilitas penelitian di berbagai negara Eropa, 160 mg ekstrak Saw Palmetto dua kali sehari menunjukkan efektifitas yang serupa terhadap pengobatan BPH sebagaimana ditunjukkan Proscar tanpa efek samping.

Sebuah penelitian lainnya yang berlangsung selama satu tahun, menyimpulkan bahwa pengguna 320 mg sekali sehari mempunyai efektifitas serupa dengan penggunaan 160 mg, dua kali sehari didalam pengobatan BPH.

Ekstrak Saw Palmetto kerap kali dikombinasikan dengan produk perlebahan yang juga mempunyai khasiat yang sama yaitu Bee Pollen berhasil menyembuhkan BPH. Satu uji klinis dengan menggunakan kombinasi ekstrak Saw Palmetto (320 mg/hari) dan Bee Pollen  (240 mg/hari) menunjukkan reaksi positif terhadap berbagai keluhan akibat gejala BPH yang berlangsung kurang lebih satu tahun lamanya pengobatan. Satu pengujian lainnya membandingkan kombinasi yang sama terhadap Proscar untuk periode pengobatan selama satu tahun dengan hasil yang sangat memuaskan.

Manfaat

  • Membantu mengatasi pembengkakan prostat
  • Menghambat kebotakkan / mencegah kerontokan rambut
  • Menjaga gairah dan libido pria
  • Memiliki efek anti-estrogen dan anti-androgenik yang juga merupakan anti pembengkakan prostat
  • Mengobati meningkatnya frekuensi buang air kecil pada malam hari
  • Mengontrol perubahan testosterone menjadi DHT
  • Mencegah dan mengobati impotensi
  • Meningkatkan kesehatan dan kebugaran serta vitalitas pria
  • Mengecilkan ambeien

*Disclaimer: Hasil yang didapatkan oleh setiap individu bisa berbeda-beda karena berbagai faktor.

, ,